Disdukcapil Provinsi Kalimantan Utara Gelar Sosialisasi Adminduk di SMAN 2 Kota Tarakan
Tarakan, 16 Oktober 2025 — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Kalimantan Utara menggelar Sosialisasi Administrasi Kependudukan (Adminduk) di SMAN 2 Kota Tarakan, sebagai upaya meningkatkan pemahaman pelajar mengenai pentingnya dokumen kependudukan. Kegiatan ini berlangsung di ruang pertemuan sekolah dan dihadiri oleh perwakilan siswa dari setiap kelas dengan jumlah peserta 70 siswa.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya dokumen seperti Akta Kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), KTP Elektronik (KTP-el), dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) serta memberikan pemahaman tentang prosedur dan manfaat kepemilikan dokumen kependudukan yang sah.
Materi sosialisasi disampaikan langsung oleh tim dari Disdukcapil Provinsi Kalimantan Utara, yang dipimpin oleh Bapak Fendi Asrian, M.Si, selaku Kabid Fasilitasi Pendaftaran Penduduk. Dalam paparannya, beliau menjelaskan fungsi vital dokumen kependudukan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari kebutuhan pendidikan, pelayanan kesehatan, pembukaan rekening bank, hingga pengurusan bantuan sosial. "Kegiatan ini sangat penting karena masih banyak siswa yang belum memahami proses dan pentingnya administrasi kependudukan. Melalui sosialisasi ini, kami berharap para siswa bisa menjadi agen informasi di lingkungan sekitarnya," ujarnya.
Turut hadir sebagai narasumber, Bapak Widhi Asmoko, S.Sos, selaku Analis Kebijakan Ahli Muda, yang kembali menegaskan kepada siswa agar tidak menunda proses perekaman KTP.
"Banyak yang menunda perekamanKTP-el karena takut foto tidak dapat diganti, sehingga alasan nunggu glowing dan sebagainya. Jangan takut soal foto, karena saat KTP aktif atau di kemudian hari, foto bisa diperbarui sesuai kebutuhan," tegas Widhi.
Narasumber kedua, Bapak Ruslan K, SE, memberikan materi mengenai pentingnya aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di era digital saat ini."IKD adalah versi digital dari KTP yang bisa diakses melalui smartphone. Ini sangat penting agar dokumen identitas bisa dibawa dan digunakan secara praktis dalam berbagai layanan publik maupun swasta," ujar Ruslan.

Para siswa mengikuti kegiatan dengan antusias. Banyak yang aktif bertanya, khususnya mengenai proses pembuatan KTP-el, pindah datang penduduk dan bagaimana memperbaiki data kependudukan jika terjadi kesalahan.
Di akhir acara, tim Disdukcapil membuka sesi tanya jawab dan menyerahkan doorprize kepada peserta yang pertanyaannya menarik atau bisa menjawab pertanyaan dari narasumber.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para pelajar semakin sadar dan peduli terhadap pentingnya memiliki dokumen kependudukan yang lengkap dan valid sejak dini serta menjadi agen informasi terkait Adminduk di lingkungan sekitarnya. Kedepannya kegiatan Sosialisasi Adminduk pada tingkat SLTA bisa dilaksanakan pada sekolah lainnya di Kabupaten/Kota se Provinsi Kalimantan Utara.

.png)