Awali Tahun 2024, D'BESLAH hadir di SMAN 1 Tanjung Palas
Tanjung Selor, Bulungan: Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dengan Inovasi Dukcapil Bejalan ke Sekolah (D’BESLAH) memulai fasilitasi pelayanan jemput bola pada Tahun 2024 ini di SMA Negeri 1 Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan. Dalam pelaksanaannya, Disdukcapil Kaltara menggandeng Disdukcapil Bulungan selaku pelaksana pelayanan administrasi kependudukan.
D’BESLAH merupakan kegiatan pelayanan jemput bola administrasi kependudukan bagi siswa-siswi di SLTA yang ada di Provinsi Kalimantan Utara dengan kolaborasi antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Kalimantan Utara, Kabupaten/Kota, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Kalimantan Utara serta Sekolah Lanjutan Tingkat Atas.
Dalam pelaksanaan D’BESLAH Disdukcapil berfokus kepada perekaman bagi Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4). Sedangkan siswa-siswi yang telah melakukan perekaman namun belum diterbitkan KTP-El dapat langsung dicetakkan KTP-El. Adapun bagi guru yang ingin mengganti foto KTP-El juga dilayani pada kesempatan tersebut. Selain itu dilakukan juga Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi para guru dan siswa-siswi yang membawa Smartphone, serta perubahan elemen data atau perbaikan KK dan Penerbitan Surat Pindah bagi guru atau siswa yang berdomisili di luar Bulungan atau Kaltara
Terhitung selama 2 hari pelayanan yaitu pada tanggal 24-25 Januari 2024, sebanyak 119 siswa-siswi melakukan perekaman KTP-El dan 162 siswa yang melakukan aktivasi IKD, serta ada sebanyak 76 keping KTP-El yang telah dicetak dan diserahkan kepada yang bersangkutan.
Drs. Sanusi, Kepala Disdukcapil Kaltara mengatakan bahwa Inovasi ini (D’BESLAH) merupakan langkah aktif Disdukcapil Kaltara dalam mendukung program pemerintah pusat, salah satunya adalah pengentasan DP4 yang belum melakukan perekaman agar dapat ikut serta berpartisipasi dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
"Pemerintah secara masif melakukan perekaman KTP-El di sekolah-sekolah setiap hari agar target rekam bisa rampung sebelum 14 Februari 2024," ucap Sanusi.
Fendi Asrian., Kepala Bidang Fasilitasi Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kaltara selaku ketua tim menambahkan bahwa program ini memudahkan siswa untuk mendapatkan hak mereka tanpa harus mengganggu waktu belajar dengan pergi langsung ke Kantor Disdukcapil Kabupaten/Kota yang berpotensi memakan waktu dan biaya, dari 100 target DP4 yang belum rekam, sampai saat ini sisa 8 saja yang belum merekam dikarenakan tidak hadir, sakit, atau sedang beraktifitas di luar kegiatan sekolah.
“Selama ini kan siswa itu masalahnya susah melakukan perekaman, harus izin dulu untuk tidak masuk sekolah yang berpotensi mengganggu kegiatan belajar-mengajar, nah dengan D’BESLAH ini kita bisa atasi masalah tersebut, terbukti dari target 100 siswa yang termasuk ke dalam DP4 belum rekam di SMAN 1 Tanjung Palas, 92 siswa sudah direkam” Ujar Fendi menambahkan.
Foto: Perekaman biometrik bagi siswi SMAN 1 Tanjung Palas dan penyerahan simbolis KTP-El
Analis Kebijakan Ahli Muda Disdukcapil Kaltara, Widhi Asmoko, S.Sos., senantiasa berkoordinasi dengan kepala sekolah dan guru-guru di SLTA yang ada di Bulungan agar bisa aktif dalam mengkoordinir siswa-siswinya untuk segera merekam saat kegiatan dilaksanakan.
"Kita imbau kepada guru agar siswanya yang telah terdaftar dalam DP4 tapi belum melakukan perekaman KTP-El termasuk pemilih pemula wajib melakukan perekaman," ujar pria asal Bunyu tersebut.
Nurfaidah, S.E., Analis Kebijakan Ahli Muda Disdukcapil Bulungan mengaku pihaknya sangat terbantu dengan adanya Inovasi D’BESLAH yang dapat memfasilitasi Disdukcapil Bulungan dalam percepatan peningkatan cakupan perekaman di wilayah Kabupaten Bulungan.
“Semoga kolaborasi ini bisa terus ditingkatkan dan lanjut dilaksanakan pada lokasi-lokasi SLTA lainnya” harap Nurfaidah.
(hsn/FA)