• Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kalimantan Utara
blog-img-10

Posted by : Administrator

SIPELANDUKILAT DAN PRO LANTERAKU, HADIR DI DESA LONG BELUAH DEMI MEMBAHAGIAKAN MASYARAKAT

TANJUNG SELOR – SIPELANDUKILAT bersama dengan PRO LANTERAKU melakukan pelayanan terpadu pada tanggal 16 Juni 2022 di Wilayah Pedalaman tepatnya di Desa Long Beluah, Kecamatan Tanjung Palas Barat.

Kepala Dinas Dukcapil Provinsi Kalimantan Utara, Drs. Sanusi, M.Si menuturkan bahwa Pelayanan Terpadu ini merupakan kolaborasi dari 2 inovasi unggulan Pemprov Kaltara. Rombongan Peserta Studi Lapangan dari Lemhannas yang sehari sebelumnya melakukan FGD SLISN juga turut menyaksikan langsung Pelayanan Terpadu yang merupakan Lokus Studi Lapangan mereka.

"Program Layanan Terpadu ini yang merupakan program unggulan Pemprov Kaltara dijadikan Lokus Utama oleh Peserta Studi Lapangan dari Lemhannas. Kemarin mereka sudah kami perlihatkan video inovasi unggulan dan tentunya mereka sangat antusias" tutur Sanusi.

Kepala Bidang Pendaftaran Kependudukan, Fendi Asrian, M.Si., menambahkan bahwa Layanan Terpadu ini diinisiasi oleh Disdukcapil Provinsi Kalimantan Utara yang kemudian disambut baik oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara.

“Kami berinisiatif untuk berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan yang memang lebih dulu  merencanakan pelayanan kesehatan di Desa Long Beluah, salah satu tujuannya ialah agar dapat secara langsung membantu menyelesaikan permasalahan warga terkait NIK yang tidak terdaftar di BPJS” Ungkap Fendi menimpali.

Kadis Dukcapil, Drs. Sanusi, M.Si. juga mengungkapkan dari total penduduk Desa Long Beluah sebanyak 2174, ada 73 jiwa yang belum melakukan perekaman KTP-El.

“Dalam Pelayanan kali ini Rekam sekaligus Cetak KTP-El sudah bisa dilakukan di wilayah pedalaman, tim kami bersama dengan Tim Disdukcapil Kabupaten Bulungan sudah melakukan setting jaringan dan peralatan rekam cetak sehari sebelumnya karena pada saat pelayanan jaringan pusat dan daerah sudah harus terkoneksi semua.” Ujar pria yang pernah menjabat sebagai PJ Bupati Tana Tidung ini.

Sanusi juga menambahkan bahwa dapat dilakukan cetak ulang KTP-El luar domisili bagi yang KTP El-nya rusak atau sudah usang sehingga elemen data yang ada seperti NIK mulai sulit untuk dibaca.

“Kalau KTP-nya rusak atau sudah jabuk bisa kita langsung cetak disini sekalipun yang bersangkutan domisilinya berada di luar Kaltara”  timpal pria yang pernah menjabat sebagai PJ Bupati Tana Tidung iniHal tersebut dibuktikan langsung oleh seorang Dosen Universitas Mercu Buana, DR. Farida Elmi, M.M. yang sedang kebetulan berkunjung ke wilayah Kaltara untuk keperluan studi.

“Ternyata terbukti apa yang dikatakan oleh Pemprov Kaltara, bahwa permohonan cetak ulang KTP untuk luar domisili bisa langsung jadi” ucap Dr. Elmi

Analis Kebijakan Ahli Muda pada Disdukcapil Provinsi Kaltara, Widhi Asmoko, S.Sos menjelaskan bahwa selama 1 hari pelayanan telah diterbitkan sebanyak 235 dokumen kependudukan dan dilakukan 19 perekaman, termasuk 3 didalamnya adalah pelayanan perekaman dan cetak KTP-El bagi warga penyandang disabilitas.

“salah satu concern utama kita dalam pelayanan SIPELANDUKILAT adalah bagaimana untuk dapat menjangkau penyandang disabilitas yang belum melakukan perekaman, karena seperti yang kita ketahui bersama bahwa bantuan yang seharusnya mereka dapatkan tidak akan dapat tersalurkan jika NIK mereka belum terdaftar.” jelas widhi.

Kadis Dukcapil Provinsi Kaltara berkomitmen untuk terus berbenah dalam pelayanan dan berinovasi demi membahagiakan masyarakat, karena layanan administrasi kependudukan merupakan dasar dari segala layanan bagi masyarakat.

“Layanan Adminduk memang bukan pelayanan dasar, tapi Layanan Adminduk adalah DASAR dari segala layanan” timpal Sanusi.

Hal senada juga disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Bulungan, Adi Irwansyah MS, SH., M.Si. yang sejak pagi memonitor timnya dalam melakukan pelayanan, baginya tim perlu bekerja ekstra agar urusan administrasi kependudukan masyarakat di wilayah pedalaman bisa tertuntaskan dengan Pelayanan Jemput Bola ini.

"Kalau perlu tim kami akan lembur supaya urusan warga disini bisa tuntas, kan lumayan jika warga bisa menghemat biaya pengurusan dokumen karena tidak harus pergi ke kota (tanjung selor.red)" ucap Adi yang juga menjabat sebagai Asisten III.

Narasi : Muhammad Husain A. S.Si
Dokumentasi: Oscar Parrangan, S.I.Kom.
Editor : Fendi Asrian, M.Si.

PENGADUAN